REPUBLIKA.CO.ID,  MATARAM — Provinsi Nusa Tenggara Barat  mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan tingkat nasional.  Lomba ini akan digelar pada Mei 2018.

“Kami sedang dalam proses persiapan, terutama lokasi penyelenggaraan yang rencananya di eks-Bandara Selaparang Mataram,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H Muhammad Suruji, di Mataram, Jumat (2/2).

Ia mengatakan pemilihan eks Bandara Selaparang Mataram didasarkan pada lahannya yang relatif luas, sehingga diharapkan mampu menampung sebanyak 4.200 peserta dan pendampingnya dari seluruh Indonesia.

Pihaknya sudah menemui pimpinan PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok yang memiliki dan mengelola eks Bandara Selaparang Mataram.

“Kami meminta untuk pinjam pakai sebagai lokasi LKS yang akan melombakan puluhan jenis mata lomba dengan jumlah peserta ribuan orang,” ujarnya.

Jika bisa dilaksanakan di eks Bandara Selaparang, kata dia, maka kontrol dan pengelolaan perlombaan akan lebih mudah karena berada dalam satu kawasan yang relatif luas.

Namun jika memang tidak memungkinkan di bekas bandara tersebut, maka Islamic Center Mataram menjadi alternatif. Namun dikhawatirkan akan bentrok dengan kegiatan Sail Komodo yang digelar TNI Angkatan Laut.

“Pemanfaatan halaman Islamic Center memang tidak akan memungkinkan untuk dua jenis kegiatan besar karena kemungkinan tidak cukup menampung ribuan peserta,” ucapnya.

Upaya persiapan, menurut Suruji, harus benar-benar bagus. Sebab, LKS SMK tingkat nasional 2018 tidak hanya menjadi kegiatan pendidikan, tetapi juga menjadi momen untuk menggaungkan misi pariwisata NTB.

Momen tersebut juga untuk mengangkat rasa percaya diri dan optimisme warga NTB bahwa mampu menjadi provinsi yang tidak kalah dengan provinsi lain ketika menjadi tuan rumah event bertaraf nasional dan diikuti lebih dari 4.200 peserta. “Tidak semua provinsi bia jadi tuan rumah LKS. Dan ini merupakan yang pertama bagi NTB sebagai tuan rumah,” katanya.

LKS adalah kompetisi tahunan antar siswa pada jenjang SMK sesuai bidang keahlian yang diajarkan pada SMK peserta. LKS setara dengan Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang diadakan di SMP/SMA.

Pemenang LKS tingkat nasional akan mewakili Indonesia ke Kompetisi Keahlian tingkat ASEAN dan Kompetisi Keahlian tingkat Dunia. Siswa yang mengikuti LKS adalah siswa yang telah lolos seleksi tingkat kabupaten dan provinsi dan karenanya adalah siswa-siswa terbaik dari provinsinya masing-masing.

Sumber : Antara


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: